Dampak Blunder Sales Promotion

Dampak Blunder Sales Promotion

Sebagai seorang sales yang terjun sejak usia 17 tahun, Saya melihat banyak sekali perubahan yang terjadi khususnya pada behaviour customer.

Untungnya, Saya pun punya bisnis yang mau tidak mau harus mengevaluasi setiap keputusan dan aktivitas kedepannya, sehingga Saya bisa lebih peka dengan apa yang terjadi dengan market saat ini.

Salah satu hal penting yang mungkin tidak disadari oleh pengusaha khususnya skala UKM adalah: terlalu sering melakukan sales promotion.

Apa itu Sales Promotion?

Program-program penjualan berupa gimmick seperti DISKON, HADIAH, GRATIS, BONUS, dan hal-hal sejenis lainnya, yang bertujuan untuk meningkatkan konversi dan omset penjualan…

promotion

Tapi sadarkah Anda?

Ketika Anda sudah terlalu sering melakukan hal tersebut, justru suatu saat akan menjadi blunder besar bagi perusahaan Anda. Maksudnya?

Ya, sebuah penjualan yang banyak ditopang dengan program-program sales promotion, pada titik tertentu mereka tidak akan mampu menahan penurunan omset. Nah, lho?

Artinya, program-program tersebut memang akan berdampak bagus untuk kenaikan omset jangka pendek, tapi untuk jangka panjang? Bisa berefek buruk…

Pertama, Market akan sangat sensitif dengan sales promotion. Imbasnya, mereka hanya akan beli produk Anda hanya pada saat program sales promotion tersebut berlangsung dan memang benar-benar menarik bagi mereka

Kedua, Brand perusahaan yang sudah diciptakan tidak akan menguat, justru sebaliknya. Karena value yang dihadirkan oleh produk terlalu bergantung dengan program-program seperti itu.

Ketiga, Perusahaan tidak akan mampu berinovasi dan menjaga kualitas. Satu-satunya inovasi yang dilakukan adalah justru dengan melakukan sales promotion lagi. Heu, parah….

Nah, sekarang, coba cek strategi marketing Anda.? Apakah Anda membiarkan perusahaan Anda melakukan blunder sales promotion ini?

“Semakin sering Anda melakukannya, semakin besar dampak buruknya” Mungkin omset Anda naik (untuk jangka pendek), tapi brand Anda rusak (untuk jangka panjang).

Dan jika Anda sudah mulai merasa bahwa omset penjualan Anda naik hanya pada periode tertentu, yaitu saat ada sales promotion, artinya Anda harus segera berpikir ulang dan merombak strategi marketing Anda….

Awas, bahaya…

Terlihat untung, padahal berpotensi buntung…

Share jika bermanfaat

Dewa Eka Prayoga

Founder www.billionairestore.co.id

Previous Mengapa Sinergi Itu Semakin Melapangkan Rezeki?
Next Networking Adalah Kunci Dari Perkembangan Bisnis

About author

Dewa Eka Prayoga
Dewa Eka Prayoga 132 posts

Dewa Selling, Penulis Buku-Buku Best Seller, Founder & CEO Billionaire Corp, dan juga merupakan Business Coach yang senang membantu para pengusaha di Indonesia dalam meningkatkan omzet bisnisnya hingga berkali-kali lipat. Ingin ngobrol langsung dengan Saya? Follow @DewaEkaPrayoga.

View all posts by this author →

You might also like

Bisnis

Networking Adalah Kunci Dari Perkembangan Bisnis

Saya termasuk orang yang meyakini bahwa, “Semakin banyak Networking, semakin besar Potensi Bisnis dapat Dikembangkan” Ini sejalan dengan hadits Rasul yang mengatakan, “Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya,

Bisnis

Kaya Dan Miskin Itu Sesuai Pemikiranya

Mahal itu karena kita Nggak Punya Uang. Iya, kan?.^_^ Saya juga awalnya nggak yakin, ketika memutuskan untuk menjual buku ke-3 Saya yang berjudul “Tembus Omzet 100 Juta Modal BlackBerry” dengan

Bisnis

Mengapa Sinergi Itu Semakin Melapangkan Rezeki?

Saya pribadi meyakini, “Semakin banyak berbagi, semakin melapangkan rezeki ,Kenapa”? Karena apa yang kita bagikan, sebenarnya tidaklah berkurang. Justru bertambah, bahkan bisa nambah berkali-kali lipat… Prinsipnya adalah, “DIBAGIKAN, untuk DIKALIKAN”