Cara Mengatur Uang Saat Bangkrut

Cara Mengatur Uang Saat Bangkrut

Saya nggak tahu, apakah Anda pernah bangkrut atau tidak? Semoga saja: tidak. Jangan sampai lah ya… Aamiin…

Ngomong-ngomong soal bangkrut, Saya jadi teringat saat dimana Saya kebingungan dan stress berat dalam kondisi titik ternadir.. ‪(#lebay)

Bayangkan saja, di dompet Saya ketika itu cuma ada duit 7 ribu rupiah. Di rekening gak lebih dari 5 juta. Uang tabungan Saya habis sehabis-habisnya! Innalillah…

3 bulan Saya benar-benar gak bisa gerak. 5 bulan Saya gak punya penghasilan. Sampai pada akhirnya Saya berpikir super keras untuk punya penghasilan yang layak dan bisa menghidupi keluarga serta membayar cicilan hutang

Anehnya, entah kenapa, ketika itu Saya bukan belajar tentang bagaimana cara mendapatkan uang lebih banyak. Saya justru malah belajar tentang bagaimana cara mengatur dan mengelola uang dengan baik dan benar…

Keputusan Saya saat itu, seakan-akan petunjuk dari Allah bahwa,

“Kalau kita gagal dalam memanage uang dalam jumlah kecil, maka kita pun akan gagal dalam memanage uang dalam jumlah besar”

Dan itu benar-benar Saya rasakan…

Bahkan Saya bisnis pertama Saya pasca bangkrut, uang koin 500 rupiah ketika hilang Saya merasa bersalah banget. “Ya Allah, kemana uang Rp 500 nya, kok gak ada?”

Mungkin sebagian dari Anda menganggap itu “lebay”, tapi sadarkah Anda, uang adalah amanah.. Dan ketika kita tidak bisa mempertanggungjawabkannya, maka bisa jadi akan berpotensi masalah kedepannya kelak. Sebegitunya…

Coba ingat-ingat lagi…

Seberapa sering Anda tidak menghargai uang yang sudah Anda dapatkan dengan jerih payah seolah-olah Anda tidak mensyukurinya?

Seberapa sering Anda “selebor” (boros) karena Anda menganggap remeh uang kecil sehingga uang besar pun Anda remehkan?

boros

Seberapa sering Anda stress karena kekurangan uang yang disebabkan oleh ketidakmampuan Anda dalam memanage uang Anda saat ini?

..dan masih banyak lagi

Pertanyaannya, apa yang Saya lakukan saat Bangkrut dulu dalam memanage uang Saya?

Pertama, Tingkatkan Penghasilan.

Caranya? Belajar ilmu marketing dan sales, supaya bisa generate cash dan income lebih banyak lagi baik offline maupun online.

Saya membuat beberapa income stream (pipa penghasilan). Jangan pernah biarkan hanya ada satu saja, misal: cuma gaji. Cuma 1 bisnis. Cuma 1 sumber. Bahaya! Kalau pipanya patah, gak ada penghasilan masuk rekening kita.

Nah, terus pastikan pipa penghasilan tersebut terdiri dari penghasilan: Harian, Mingguan, Bulanan, Tahunan. Semakin banyak semakin bagus…

Kedua, Perkecil Pengeluaran.

Caranya? Coba list berapa sih tepatnya pengeluaran bulanan Anda. Jangan pernah keluar uang melebihi budget yang sudah ditetapkan. Disiplin dengan anggaran-angaran belanja bulanan. Kalau sebulan 3 juta, yaudah 3 juta. Jangan tiba-tiba naik hanya karena income ikut nambah. Kena penyakit hedonic tredmil…

Ketiga, Sederhanakan Gaya Hidup.

Hiduplah sederhana. Apa adanya, bukan ada apanya. Hindari hidup bermewah-mewahan, toh Rasul pun hidup sederhana dan tidak mengajarkan bermewah-mewahan.

Belilah yang memang sekiranya dibutuhkan, bukan berdasarkan dorongan keinginan. Dan soal ini, prinsip Saya: Saya hanya akan membeli barang “keinginan” jika harganya 1/10 dari jumlah tabungan Saya. Klo barangnya harga 30 juta, baru akan Saya beli pas tabungan minimal 300 juta.

Klo barangnya harga 100 juta, baru akan Saya beli pas tabungan minimal 1 miliar. Dan seterusnya… Kuncinya lagi-lagi: Disiplin!

Keempat, Alokasi Penghasilan sebaik Mungkin.

Maksudnya? Setelah uang masuk, pastikan Anda pinter misah-misahinnya. Misal, untuk Biaya Hidup 20%, Tabungan 20%, Cicilan Utang 20%, Modal Bisnis/Investasi 20%, Investasi Akhirat 20%. Soal nominal persentasinya, terserah Anda… Pokoknya, kudu: DISIPLIN! Kalo sudah ditetapkan.

Misal nih, Saya, kalau pas ditagih hutang, pas ngomong, “Duh nggak ada eung uangnya…”. Pas ngomong gak ada, berarti alokasi % untuk cicilan utang udah habis, alias nggak ada. Uangnya ada, tapi buat alokasi lain. Paham? Ingat: DISIPLIN!

Kelima, Dekatkan Diri pada Allah SWT

Perbanyak ibadah: sholat tepat waktu, sholat berjamaah, dhuha, tahajud, dzikir, taubat, dll.

Banyak2 sedekah. Nabungnya di bank langit aja. Nggak akan inflasi. Nggak akan rugi. Nggak akan riba. Riba: DOSA! Pokoknya, yang Allah perintahkan, lakukan. Yang allah larang, jauhi. Sekuat tenaga… Bismillah..

Masih banyak hal-hal yang ingin Saya sharingkan pada Anda. Misal: Bagaimana Cara Saya Mendapatkan 100 Juta Pertama Saya Pasca Kebangkrutan. dan seterusnya…

Mohon doanya semoga Allah menguatkan jari-jari ini untuk mengetik dan kembali sharing dengan Anda pada status berikutnya. Aaamiin…

Share jika bermanfaat

Dewa Eka Prayoga

Founder www.billionairestore.co.id

 

Previous Mimpi Milyader
Next 3 Kebiasaan Yang Merubah Hidup Pasca Kebangkrutan

About author

Dewa Eka Prayoga
Dewa Eka Prayoga 132 posts

Dewa Selling, Penulis Buku-Buku Best Seller, Founder & CEO Billionaire Corp, dan juga merupakan Business Coach yang senang membantu para pengusaha di Indonesia dalam meningkatkan omzet bisnisnya hingga berkali-kali lipat. Ingin ngobrol langsung dengan Saya? Follow @DewaEkaPrayoga.

View all posts by this author →

You might also like

Bisnis

Cerita 2 Orang Sekawan, Yang Berhasil Meraih Omzet 100 juta

Alkisah ada 2 orang sekawan yang memutuskan untuk bisnis bersama dan membangun sebuah toko online bernama XXX. Bulan pertama berjalan, 2 orang ini berjuang pagi, siang, malam, untuk datangkan trafik

Bisnis

Strategi Meningkatkan Omset Ratusan Juta Dan Membuat Kolam Uang Di Era Digital Tribes!

Satu topik tentang DIGITAL TRIBES Kalau mau ajak teman-temennya nyimak, silakan infokan artikel ini ke mereka ya… Semoga makin bermanfaat. aamiin… Jadi ceritanya karena banyak banget permintaan dari kawan-kawan yang

Bisnis

Networking Adalah Kunci Dari Perkembangan Bisnis

  Saya termasuk orang yang meyakini bahwa, “Semakin banyak Networking, semakin besar Potensi Bisnis dapat Dikembangkan” Ini sejalan dengan hadits Rasul yang mengatakan, “Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan