Laporan Keuangan Perusahaan

Laporan Keuangan Perusahaan

Apa sebenarnya yang dicari oleh Pengusaha?

Gara-gara Saya banyak menulis buku tentang Bagaimana Cara Meningkatkan Omzet, akhirnya banyak pengusaha yang tergila-gila dengan yang namanya: OMZET

Apakah salah?

Tidak… Justru bagus. Namun ada 2 catatan yang harus Anda pahami:

Pertama, Omzet adalah Efek. So, jangan pernah fokus pada Omzetnya, tapi fokuslah pada aktivitas-aktivitas yang bisa menaikkan omzetnya. Pikirkan, bagaimana caranya prospeknya banyak, % closingnya tinggi, rata-rata penjualannya besar, dan repeat ordernya sering. Sekali lagi, jangan berfokus pada efeknya, fokuslah pada penyebabnya. Sip?

Kedua, Omzet bukanlah Segalanya. Maksudnya? Ya, jika Anda adalah PENGUSAHA, bukan hanya sekedar seorang PEDAGANG, ada hal lain yang mesti Anda pikirkan. Inilah yang disebut dengan Business Skill. Skill ini harus benar-benar Anda kuasai agar bisnis Anda terus tumbuh dan berkembang.

Apakah itu?

Skill MEMBACA DATA dan MEMAHAMI BAHASA FINANSIAL

Data apa yang harus Anda baca?
1. Neraca (Balance Sheet)
2. Laba Rugi (Income Statement)
3. Arus Kas (Neraca)

Namun, Saya tidak menyarankan Anda untuk bisa membuat 3 laporan tersebut. Itu tugas bagian Keuangan atau Akuntan. Tugas Anda adalah membaca Data (Hasil) untuk dievaluasi agar bisa jadi keputusan dalam bentuk tindakan di kemudian hari, supaya tidak salah memutuskan.

Bahasa Finansial apa saja yang mesti Anda pahami?
1. Omzet
2. Profit
3. Cash

Tugas Anda sebagai seorang Pengusaha nggak selesai sampai omzetnya besar. Kenapa? Karena Anda harus memastikan bahwa Omzet tersebut ada Profitnya. Percuma, omzetnya gede tapi profitnya secuil. Capek…

Itu pun tidak cukup. Tugas Anda selanjutnya adalah memastikan bahwa Profit tersebut ada Cashnya. Apa bedanya?
– Profit: di atas kertas, cuma data, nggak bisa dipake apa-apa.
– Cash: di dalam rekening, di kantong kita, bisa digunakan untuk gaji karyawan, beli barang, dan lain-lain.

Tentu, selain 3 hal itu, masih banyak istilah2 lain yang mesti Anda pahami, seperti COGS / HPP, Cost / Expense, OCF, ICF, FCF, dan lain-lain.

Saran Saya, jika Anda masih bingung dan butek dengan istilah-istilah di atas, silakan baca buku ke-2 Saya. Cari di www.BillionaireStore.co.id

Jangan sampai, bercita-cita jadi Pengusaha supaya bisa Bebas Finansial, eh… malah jadi orang Sial, karena nggak ngerti bahasa-bahasa Finansial. #Jleb!

Dewa Eka Prayoga

Founder www.billionairestore.co.id

 

Previous Kerja Sambil Bisnis
Next Cara Merekrut Karyawan Perusahaan

About author

Dewa Eka Prayoga
Dewa Eka Prayoga 132 posts

Dewa Selling, Penulis Buku-Buku Best Seller, Founder & CEO Billionaire Corp, dan juga merupakan Business Coach yang senang membantu para pengusaha di Indonesia dalam meningkatkan omzet bisnisnya hingga berkali-kali lipat. Ingin ngobrol langsung dengan Saya? Follow @DewaEkaPrayoga.

View all posts by this author →

You might also like

Bisnis

Tips Promosi Difacebook Dengan Modal Gratisan

    1. Ada 3 tambang duit di facebook yang bisa dijadikan media promosi GRATISAN. Pertama, Akun Personal. Kedua, Akun Page (Fans Page). Ketiga, Facebook Group. Status ini akan fokus

Bisnis

Pengusaha Lebih Mulia. Masa?

Dulu, ketika Saya lagi semangat-semangatnya jadi Motivator, Saya seringkali mengompori orang-orang untuk jadi Pengusaha. Alasannya, karena HANYA dengan jadi Pengusaha kita bisa bebas Waktu dan Finansial. Setelah Saya belajar banyak

Bisnis

Mengapa Sinergi Itu Semakin Melapangkan Rezeki?

Saya pribadi meyakini, “Semakin banyak berbagi, semakin melapangkan rezeki ,Kenapa”? Karena apa yang kita bagikan, sebenarnya tidaklah berkurang. Justru bertambah, bahkan bisa nambah berkali-kali lipat… Prinsipnya adalah, “DIBAGIKAN, untuk DIKALIKAN”