Mengapa Sinergi Itu Semakin Melapangkan Rezeki?

Mengapa Sinergi Itu Semakin Melapangkan Rezeki?

Saya pribadi meyakini, “Semakin banyak berbagi, semakin melapangkan rezeki ,Kenapa”?

Karena apa yang kita bagikan, sebenarnya tidaklah berkurang. Justru bertambah, bahkan bisa nambah berkali-kali lipat…

Prinsipnya adalah, “DIBAGIKAN, untuk DIKALIKAN” Inilah salah satu prinsip Saya dalam hidup, termasuk: BERBISNIS.

Aplikasinya dalam bisnis adalah dengan berbagi rezeki dan peluang dengan orang-orang yang kita kenal…

Misalkan, membentuk jaringan reseller, agen, distributor, atau affiliate. Itulah mengapa pada Launching produk “1001 Brand Identity Kit” kali ini Saya menggunakan sistem dan bantuan: AFFILIATE MARKETER.

Kalau cuma mikirin keuntungan gede, ya lebih baik dijual sendirian. Karena gak ada komisi yang dibagikan, semuanya masuk kantong dan rekening sendiri.

Apalagi Saya pun pernah bantu jualkan produknya mas Yudhis Adi Nugroho dengan total 800+ sales untuk produk The Graphnya. Saya pun pernah merampok uangnya Adhitya Tri Arifianto lebih dari 30 juta gara2 promo Facebuildernya. Dan Saya pun sering jadi Top 1 Affiliate di YukBisnis nya Fikry Fatullah dan dapat sales tinggi. semuanya Saya lakukan sendirian. Tanpa bantuan tim (orang). Izin Allah, Alhamdulillah.. Allah Maha Baik.

Sayangnya, Saya nggak mau begitu…

sinergi

Meraup keuntungan sebesar2nya bukanlah prinsip hidup Saya, Karena sadarkah Anda? Ketika Anda memutuskan untuk berbagi peluang dan bersinergi dengan orang lain, justru potensi penjualan produk Anda semakin besar. Kok, bisa?

Ingat: “DIBAGIKAN, untuk DIKALIKAN”

Kita “berbagi” komisi dengan mereka, untuk “mengalikan” penjualan,Mulai paham?

Pertanyaannya, apakah saat ini Anda sudah melakukannya dalam bisnis Anda? Atau justru Anda menerapkan prinsip “maruk” (baca: serakah) dan ingin menikmatinya sendirian saja?

Ah, sudahlah…

Mungkin mereka yang belum melakukan prinsip berbagi dan bersinergi ini, “belum tahu” tentang manfaat dan keberkahan yang akan didapatkan…

Oh ya, ngomong2 soal sinergi, Saya pribadi punya “cara main” khusus dalam melakukan ini, Katakanlah ada orang (baru kenal) yang tiba2 chat Saya di Facebook, “Mas, bantu jualin produk Saya ya. Ada Affiliatenya, kok…”

Sambil berpikir, Saya langsung bergumam dalam hati, “Ini orang, baru kenal, belum PDKT, main nyosor aja.,Hehehe

Mungkin Anda sering melihat dan menemukan orang seperti itu. Atau bahkan, bisa jadi itu Anda… Hihih

Ya, lupakanlah… Anggap saja bukan Anda. Okey!

Nah, kalau misalkan Anda jadi Saya, kira2 respon Anda ke dia kaya gimana?

Produknya Anda bantu promokan? Atau justru nggak sama sekali?Hmm…  Bingung, kan?

Bingung karena komisinya lumayan juga. Tapi, kalau diambil, ini orang siapa? Belum bisa dipercaya..Huffh…

Nah, kalau misalkan Saya ditanya, “Apa saja pertimbangan Saya sebelum Saya memutuskan bersinergi atau katakanlah mempromosikan produk dia”.Maka jawabannya ada tiga:

1. Produknya Bernilai & Berkualitas. Artinya, produknya benar-benar bermanfaat dan bisa bantu banyak orang selesaikan problem mereka.

2. Support Systemnya Bagus & Cepat. Karena Saya sadar Saya rada gaptek, terkadang hal-hal teknis Saya kebingungan. Pas bingung, pasti Saya nanya ke vendor. Nah, kudu bagus dan cepat.

Ketiga, Relationship dan Saling Promo. Nah, poin ketiga ini sebenernya yang paling jadi utama kalau bagi Saya. Maksudnya?

Begini… Saya nggak akan minta bantuan ke orang-orang yang sebelumnya belum pernah bertegur sapa sama sekali. Minimal, pernah komunikasi sebelumnya. Orang-orang yang Saya colek ini misalnya…

Adrianto Sri Widagdo, Maullana Ishak, Andre Bloggers, Awi Wicaksono PresTeam Yoga Nurcahya,  Sudarmaji, Arief Maulana, Fikry Fatullah, Yanuar Firmansyah, Andrie Andropia, Adhitya Tri Arifianto, Titus Siswandono,
Suryadin Yudhis, Adi Nugroho, Bejo Paijo, Awank Sidik, Joe Sidharta
Aditya Satriawan, Naldi Plussy, Iwan Kenrianto, Asoka Mahinda P
Gani Yesnet, Iqbal Maulana

….mereka adalah orang-orang yang Saya percaya dan dimintai bantuan untuk Saya jadikan affiliate produk terbaru Saya: 1001 Brand Identity Kit.Tentu tidak hanya mereka,Karena setelah nanti Anda beli www.1001BrandIdentityKit.com, Anda pun bisa jadi Affiliatenya dan ikut kontes penjualannya.

Saya penasaran, siapa sih yang bakalan jadi pemenangnya?

Sambil Anda baca sampai selesai status Saya ini, tahukah Anda, Saya pun punya prinsip cukup “Gendeng”…. Katakanlah ada si “A” yang dulunya pernah bantu Saya mempromosikan produk “X”. Maka kemungkinan besar, saat si “A” membuat produk bernama “Y”, dan dia minta bantuan ke Saya, 100% pasti Saya akan bantu promosikan…

Kalau dalam hukum persuasi, ini namanya: Hukum Timbal Balik.

Sayangnya.. Hukum ini berlaku juga kebalikannya dalam diri Saya.

Misalkan, ada si “A” yang Saya bantu promosikan produknya bernama “X”. Eh pas Saya keluarkan produk “Y”, si “A” ini gak sama sekali bantu promosikan produk “Y” tersebut. Maka kemungkinan besar saat suatu waktu si “A” keluarkan produk “Z”, 100% Saya gak akan bantu promosikan…

“Semakin tinggi salesnya saat dia bantu promosikan produk Saya, maka akan semakin bersemangat buat Saya untuk mempromosikan produknya kedepannya”.berlaku sebaliknya

Hehehe ^_^  kejam, kan?

Yap! Itulah Saya.. Tim Saya di Billionaire Store tahu betul tentang sifat “saklek” Saya ini. Maafkan..

By the way, udah tahu kan?

“Sinergi dan Berbagi akan mempercepat aliran Rezeki….”

Share ke teman-temennya ya!

Dewa Eka Prayoga

Founder www.billionairestore.co.id

Previous Gaptek vs Melek
Next Dampak Blunder Sales Promotion

About author

Dewa Eka Prayoga
Dewa Eka Prayoga 132 posts

Dewa Selling, Penulis Buku-Buku Best Seller, Founder & CEO Billionaire Corp, dan juga merupakan Business Coach yang senang membantu para pengusaha di Indonesia dalam meningkatkan omzet bisnisnya hingga berkali-kali lipat. Ingin ngobrol langsung dengan Saya? Follow @DewaEkaPrayoga.

View all posts by this author →

You might also like

Bisnis

Semua Orang Bangkrut Wajib Baca Artikel Ini

Jika Anda termasuk orang yang pernah bangkrut dalam bisnis, maka Anda pasti pernah mengalami perasaan seperti ini: Stress Pusing Bingung Gelisah Sedih Malas Pengecut Nggak Bisa Tidur Sensi dan lain-lain

Bisnis

Jangan Sampai Anda Buta Finansial!

Jika Anda bercita-cita untuk bebas finansial, tapi dalam keadaan Buta Finansial, siap-siaplah jadi orang sial… Ditipu mulu, rugi mulu, bangkrut mulu, cuapek!! Itulah quote yang sering Saya bawakan ketika mengajarkan

Bisnis

Ilmu Ngomong Diatas Pangung

ILMU NGOMONG DI ATAS PANGGUNG Saat Anda lihat gambar di status ini… Artinya Anda baru saja mengetahui bahwa salah satu buku terbaru Saya yang nanti akan terbit adalah tentang SELLING