3 Cara Praktis Membuat Tulisan Yang Menghipnotis

3 Cara Praktis Membuat Tulisan Yang Menghipnotis

Sadar nggak sih, hampir setiap Copywriting yang gunakan “kental” banget dengan unsur hipnosis? ^_^ hehehe

Untungnya, Anda gak perlu menyadarinya. Karena semakin Anda tidak menyadarinya, artinya tulisan tersebut benar-benar berhasil menghipnotis Anda. Hihihi *peace*

Baiklah… Kali ini Saya ingin sharing dengan Anda tentang 3 Cara Praktis Membuat Tulisan yang Menghipnotis.

Saya pribadi sudah menggunakan pola ini sejak dulu, tepatnya setelah Saya mendapatkan Certified Hypnotist & Hypnotherapist from IBH tahun 2010.

Terlebih, setelah Saya dapat Licensed Master Practitioner of NLP dari The Society of NLP. Pola keren yang menghipnotis ditambah pola GENDENG dari NLP membuat Saya semakin liar dalam membuat tulisan-tulisan yang berpengaruh. Uhuk! Alhamdulillah… ^_^

Lantas, bagaimana caranya? Gimana cara membuat tulisan yang menghipnotis?

1. COBALAH DISOSIASI JADI PEMBACA

Bahasa gampangnya, Anda melihat diri Anda dari kejauhan ibarat melihat foto Anda sendiri. Nah bedanya, dalam hal ini, disosiasi yang Saya maksud adalah menjadi Pembaca. Jadi Anda memposisikan seolah-olah Anda adalah pembaca tulisan Anda sendiri. Kebayang?

Kenapa harus disosiasi?

Karena dalam keadaan disosiasi orang akan mengakses memorinya baik itu di masa lalu, masa sekarang, ataupun di masa yang akan datang melalui VAKOG (panca inderanya). Dan kalau sampai orang begini, tulisan Anda udah bener-bener menghipnotis.

So, cobalah lihat diri Anda yang sedang membaca tulisan Anda. Posisikan sebagai pembaca. Kalau tujuannya jualan, posisikan sebagai persona produk Anda Apa yang mereka inginkan. Apa yang menjadi masalah mereka. Apa yang mereka sukai. Apa rasa frustasi mereka. dll… . Okey?

2. GUNAKAN TRANCE WORD

Trance words adalah kata-kata yang Anda gunakan untuk mengakses pikiran internal si pembaca.

Misalnya: bayangkan, pikirkan, ingat, imajinasikan, dll. ! ^_^ hehe

3. LAKUKAN SHIFTING PERSPECTIVE

Apaan tuh? Intinya, Anda memainkan banyak kata ganti untuk membuat tulisan Anda semakin smooth. Terlebih, kalau misalkan Anda banyak jualan di Sosial Media. Ini cucok banget!

Misalnya, Anda gunakan kata “Semua Orang”, lalu berubah jadi “Mereka”, kemudian berubah jadi “Si X”, terus berubah jadi “Saya”, eh tiba-tiba berubah jadi “Anda”, setelah sebelumnya Anda tambahkan Trance Word. Beeeuuuh… DHUARRR…!! Keren abis lah…

Nah…

Dari penjelasan Saya di atas, udah kebayang gimana cara membuat tulisan yang menghipnotis? ^_^

Kalau Anda merasakan manfaat dari status ini, silakan share ke teman-teman Anda. Nggak usah pelit, entar pailit! ^_^

Share ya, besok Saya share lagi tips-tips yang sering Saya bahas di mahircopywriting.com

MAU…..??? ^_^

P.S. Sambil klik tombol SHARE dan menunggu sharing dari Saya selanjutnya, silakan Join Waiting List mahircopywriting.com kalau ingin belajar ilmu Copywriting lebih dalam. Okey?

Dewa Eka Prayoga

Founder www.billionairestore.co.id

Previous Jualan Adalah Aktifitas Menolong Orang Yang Dibayar
Next Kesalahan Terbesar

About author

Dewa Eka Prayoga
Dewa Eka Prayoga 132 posts

Dewa Selling, Penulis Buku-Buku Best Seller, Founder & CEO Billionaire Corp, dan juga merupakan Business Coach yang senang membantu para pengusaha di Indonesia dalam meningkatkan omzet bisnisnya hingga berkali-kali lipat. Ingin ngobrol langsung dengan Saya? Follow @DewaEkaPrayoga.

View all posts by this author →

You might also like

Copywriting

Belajar Bahasa Arab Dan Kuasai Copywriting

Kalau Anda pernah belajar bahasa Arab, maka Anda akan menyadari bahwa untuk bisa menguasainya, Anda hanya perlu belajar 3 hal:1. Shorof 2. Nahwu 3. Mufrodat Karena ketika Anda mengerti 3

Copywriting

Mencari Ide Dalam Menulis Copywriting

Saat Saya bertemu dengan orang-orang baru, khususnya yang sudah pernah baca buku Saya, mereka kerapkali bertanya, “Kang, apa sih yang akang lakukan supaya terus dapat ide dalam menulis Copywriting?” Sambil

Copywriting

Jaring Lebih Banyak Pembeli dengan Copywriting dan Visual Menarik

Coba bayangkan apa yang terjadi jika Copywriting ciamik dipadukan dengan visual menarik. Faktanya kita sebagai manusisa hanya mampu mengingat 20% dari semua hal yang telah kita dengar, 30% dari apa