Belajar Bahasa Arab Dan Kuasai Copywriting

Belajar Bahasa Arab Dan Kuasai Copywriting

Kalau Anda pernah belajar bahasa Arab, maka Anda akan menyadari bahwa untuk bisa menguasainya, Anda hanya perlu belajar 3 hal:1. Shorof
2. Nahwu
3. Mufrodat

Karena ketika Anda mengerti 3 ilmu tersebut, belajar bahasa Arab bukanlah hal yang sulit-sulit amat.
Dan salah satu ilmu yang membuat Saya takjub ketika belajar bahasa Arab adalah Ilmu Shorof.
Bagaimana sebuah kata yang hanya berasal dari 1 kata bisa membentuk padanan kata yang berhubungan satu sama lain.

Misalkan, kata: Al-Qur’an.

Al-Qur’an dalam bahasa Arab sebuah Mashdar yang asal katanya adalah Qoroa’ – Yaqrou’ – Qur’aanan.
Dimana Qoroa’ adalah Fiil Madhi (kata kerja lampau). Yaqrou’ adalah Fiil Mudhori (kata kerja sedang/akan). Qur’aanan adalah Mashdar (kata benda).
Itulah tashrifan sederhananya…

Kalau dipanjangkan, maka hasilnya adalah:

Qoroa’ – Yaqro’u – Qur’aanan – Maqron – Qoori’un – Maqruu’un – IQRO’ – Laa Taqro’ – Maqro’un – Miqro’un
Coba Anda perhatikan…

Ada 1 kata yang Saya tulis dengan huruf kapital, yaitu IQRO’.
Kalau Ada buka surah Al-‘Alaq, maka kata kerja dalam surah tsb adalah: “Iqro'”. Artinya, bacalah.
Dalam ilmu shorof, kata tersebut disebut Fi’il Amr (kata perintah).
Nah, itu baru satu contoh. Bagaimana dari satu kata, yaitu Qoroa’, bisa dapat banyak kosakata (mufrodat).

Contoh lainnya, misalkan: Masjid.
Seperti yang Anda tahu, Masjid bagi orang muslim adalah tempat sholat. Padahal, dalam bahasa arab, kosakata yang benar untuk tempat sholat adalah “Musholla”.

Anehnya, kalau di Indonesia, Musholla seakan2 tempat sholat kecil, Masjid seakan2 tempat sholat gede.
Masjid berasal dari kata Sajada – Yasjudu – Sujuudan. Artinya, patuh/taat/tunduk.
Maka ketika orang bilang “Sujud”, artinya kepatuhan/ketaatan/ketundukan, karena ini sebuag Mashdar. Masih ingat?

Sajada – Yasjudu – Sujuudan – Masjadan – Saajidun – Usjud – Laa Tasjud – MASJIDUN – Misjadun
Kalau kata “Masjid”, berasal dari isim tempat = Masjidun. Makanya disebut tempat sujud.
Artinya, kalau mau nyuruh orang sujud, bukan “Sujud”, tapi “Usjud”. Paham?

Bagaimana dengan Musholla?

Sama saja. Musholla adalah isim tempat untuk kata: Sholla – Yusholli – Sholaatan.
Mashdarnya adalah: Sholat. Isim tempatnya adalah: Musholla.
…dst

Itu baru ilmu shorof yang punya 3 huruf. Kalau makin kesini, makin beda polanya. Dan makin seru.
Misalkan yang hanya mengandung 2 huruf, contoh: Zaada – Yaziidu – Ziyaadatan. Artinya, bertambah.
Grupnya kang Rendy Saputra, namanya: Zid Club. “Zid” adalah fiil amr untuk kata tersebut, berarti tambahlah hehe makin paham?

belajar bahasa arab dan kuasai copywriting1Sekarang, coba buka Al-Kaafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas. Apa kesamaannya?
Ya, kesamaannya adalah sama2 menggunakan awalan: “Qul”. Artinya, katakanlah.
Mirip dengan Zid, “Qul” adalah fi’il amr, artinya katakanlah. Berasal dari kata Qoola – Yaquulu – Qoulan.
Tapi please kalau dalam bahasa Arab, pronounciation/pelafalannya harus jelas. Karena beda kata, beda makna.


Qul, artinya katakanlah.
Kul, artinya makanlah.
Beda, kan?

Syukron, artinya terimakasih.
Sukron, artinya mabuk.

Makin ngawur, kan?

Makanya, mulai sekarang dan seterusnya, belajarlah untuk memperjelas setiap bacaan sholat dan qur’an kita. Karena beda kata, beda makna…
Makin kesini, bentukan kata dalam ilmu shorof makin rumit. Katakanlah: Istighfar.
Kata istifghfar, sebenarnya kata aslinya cuma 3, yaitu Gho – Fa – Ro. Artinya, mengampuni.

Ghofaro – Yaghfiru – Ghufroonan – Maghfaron – Ghoofirun – Maghfuurun – Ighfir – Laa Taghfir – Maghfirun – Mighfarun

Namun, kata “Istighfar” bukan berasal dari tashrifan itu, melainkan:
Istaghfaro – Yastaghfiru – Istighfaaran – Mastaghfaron – Mastaghfirun – Mastaghfarun – Istaghfir – Laa Tastagh fir – Mustagfarun.
Karenanya, yang bener itu, kalau mau nyuruh temen kita Istighfar, bukan nyebut, “Istighfar, bro…”
Tapi seharusnya, “Istaghfir”. Artinya, istighfarlah (memohon ampunlah)

(Kalau Anda masih bingung, menunjukkan bahwa Anda harus belajar Bahasa Arab. Hehe
Sebenarnya bukan itu yang ingin Saya sampaikan dalam status ini. Nah, lho? Hihi
Saya ingin beritahu Anda sebuah “trik” dalam menulis Copywriting agar tulisan Anda bisa tembus ke dalam pikiran sadar si pembaca.

Polanya adalah:
[Anda] [Set Up] [Embedded Command]

Misalkan,
“Anda boleh lihat kesaksian mereka…”
“Anda bisa join disini…”
“Anda mungkin jadi lebih bersemangat..”
..dan seterusnya

Apa itu Embedded Command?

Embedded Command adalah perintah yang ditanamkan dalam kalimat, sehingga pikiran kritis tidak menyadarinya, tapi bawah sadar tetap mematuhinya
Misal, kata perintahnya: Berdiri.

Kalau pakai Embedded Command, kalimatnya adalah: “Anda boleh berdiri”
Kata “boleh” adalah modal operator of possibility yang akan membuat kalimat perintah berubah menjadi kalimat berita.
Dampaknya?

Kata perintah Anda akan lebih halus (smooth). Dan ini cocok bagi Anda yang belum punya Authority atau Personal Power
Maka jika Anda merasa bahwa diri Anda tidak memiliki Authority, ilmu ini WAJIB Anda kuasai
Bayangkan…
Apa jadinya Anda kalau misalkan tahu lebih banyak lagi ilmu-ilmu gendeng ini dan kuasai ilmu copywriting dengan pola Hypnosis dan NLP?
Saya sih membagikan banyak disini: www.MahirCopywriting.com

Anda pasti tahu banget lah apa yang mesti dilakukan kalau ingin tahu lebih banyak ilmunya  hehe
By the way, dalam bahasa Arab, Embedded Command adalah Fi’il Amr.
Artinya, setiap kali Anda ingin menggunakan Embedded Command, ingat saja Fi’il Amr. Kalau Saya sih gitu…
Coba Anda perhatikan landing page Saya ini: www.mahircopywriting.com.

Ada berapa banyak Embedded Command Saya tuliskan disana?
Tonton juga videonya. Ada berapa banyak Embedded Command Saya ucapkan disana?
Hehe…

Siapa lagi yang berani bongkar-bongkaran rahasia dapurnya selain orang GENDENG ini?  hihi
“Sebaik-baiknya ilmu adalah yang diamalkan dan diajarkan”

Share kalau setuju

Dewa Eka Prayoga

Founder www.billionairestore.co.id

Previous Jualan Adalah Aktivitas Menolong Orang Yang Dibayar
Next Gaptek vs Melek

About author

Dewa Eka Prayoga
Dewa Eka Prayoga 132 posts

Dewa Selling, Penulis Buku-Buku Best Seller, Founder & CEO Billionaire Corp, dan juga merupakan Business Coach yang senang membantu para pengusaha di Indonesia dalam meningkatkan omzet bisnisnya hingga berkali-kali lipat. Ingin ngobrol langsung dengan Saya? Follow @DewaEkaPrayoga.

View all posts by this author →

You might also like

Selling

Kenapa Covert Selling?

Mungkin berawal dari pertanyaan ini saja kita memulainya   Pastinya Anda sudah sering denger, kan?Kebanyakan orang tidak suka dijualin, tapi orang suka beli. Inilah yang melandasi kenapa teknik Covert Selling

Copywriting

2 Poin Penting Dalam Copywriting Anda

  Kalau Anda ikut Webinar Saya tentang 17 TEKNIK CLOSING, disana Anda akan tahu bahwa Saya menjelaskan 2 poin penting yang harus Anda gunakan saat menjual APAPUN produk Anda. Tujuannya

Copywriting

Bukan Sekedar Omong Kosong, Berapapun Target Penjualan Anda Akan Tercapai

CARA MENCAPAI TARGET PENJUALAN BERAPAPUN YANG ANDA INGINKAN Sebelum Anda baca Artikel ini, ketahuilah bahwa status ini akan cukup panjang… Maka bacalah secara perlahan dan ambil pelajaran darinya. Okey? ^_^ Kali