Cara Mudah Poles Kata-Kata Dalam Copywriting

Cara Mudah Poles Kata-Kata Dalam Copywriting

Belajar dari Bahasa Arab yuk!

————————————-
Mundu sab’ah sanah, indama fil ma’had, attakallamul arobiyah kulla yaumin. Limaadza? Lianna, idza yajidul ustaadza lii lam atahaddatsu bill lughotil arobiyyah, fa yahkumani bil rotan (bahasa Arabnya “rotan” apa ya? lupa euy) Hehehe ^_^

————————————-

Huffh… Anda tidak perlu baca tulisan di atas, walaupun Saya yakin Anda mencoba untuk membacanya 😀 Hihihi

Ya, sejak beberapa tahun yang lalu, ketika Saya di pesantren, Saya bicara bahasa Arab setiap hari. Kenapa? Karena kalau Saya ketahuan sama ustadz gak bicara bahasa Arab, maka Saya bakalan dihukum pake rotan (dicambuk telapak tangannya) -__- nyeri euy!

Lupakan tulisan Saya di atas, karena itu nggak penting.

Yang terpenting adalah… Saya ingin menyampaikan kepada Anda bagaimana Saya belajar Copywriting dari pola bahasa Arab. Nah, lho?

Hehehe… Saat Anda baca “tulisan ini”, mungkin sebagian dari Anda bergumam dalam hati, “Ah si kang Dewa mah bisa wae ngahubung-hubungkeunna…” (Sunda Mode On) :p

ya… Nanti kalau Anda sudah mulai jago copywriting, Anda bakalan lebih lihai dalam merangkai kata-kata yang sulit ditebak oleh pembaca iklan/promosi Anda.

Baiklah.. Balik lagi ke topik utama.

Nah, tadi Saya bilang, bahwa Saya banyak belajar Copywriting dari pola Bahasa Arab.

la ila ha

Salah satu pola yang sangat powerful adalah kata “ILLA”. Artinya, KECUALI.

Tolong Anda bisa membedakan antara kata “ILLA” dan “ILAA”, karena artinya berbeda.

Kalau ILLA, artinya: Kecuali. Kalau ILAA, artinya: kepada / ke. Makanya, kalau bilang “Laa ilaaha illallah”, pastikan tasydidnya bener, “Illa”, bukan “iIaa”.

Lagi-lagi, kembali ke topik.

Nah, coba Anda perhatikan kalimat ini..

“Laa ilaaha illallah”

atau, bahasa Indonesianya…

“Tiada Tuhan Selain Allah”

Sumpah, ini polanya keren banget!

Maksudnya?

Kata “Tiada Tuhan”, itu menunjukkan bahwa emang gak ada tuhan. Titik!

Lalu dilanjut dengan kata “Selain / Kecuali Allah”. Tiba-tiba pernyataan sebelumnya tadi “dihidupkan” kembali, bahwa tuhan itu ada, dan namanya: ALLAH.

Saya tidak akan bahas secara konten, karena Saya setiap orang punya keyakinan yang berbeda-beda.

Namun mari kita bahas secara susunan kata..

Kebayang nggak?

Kalau misalkan Anda gunakan pola ini dalam Copywriting Anda…

Contoh:
“Tidak usah beli, kecuali Dipraktikkan”
“Tidak usah Share, kecuali Bermanfaat”
“Nggak ada buku bisnis yang bagus, kecuali di Billionaire Store”
“Nggak ada penurun berat badan yang bagus, kecuali di Synergi”

Maka jangan heran, coba perhatikan status-status Saya sebelumnya, banyak sekali pake pola begitu. Anehnya, kok sharenya malah tinggi. Omzet? Jangan tanya. Hehe :p

kebayang kan ??,,,

nga usah Share ,, kecuali bermanfaat hehe ^_^

Dewa Eka Prayoga

Founder www.billionairestore.co.id

 

Previous Copywriting Yang Bagus Adalah Yang Menghasilkan
Next Formula "B.A.B" Dalam Menulis Copywriting

About author

Dewa Eka Prayoga
Dewa Eka Prayoga 132 posts

Dewa Selling, Penulis Buku-Buku Best Seller, Founder & CEO Billionaire Corp, dan juga merupakan Business Coach yang senang membantu para pengusaha di Indonesia dalam meningkatkan omzet bisnisnya hingga berkali-kali lipat. Ingin ngobrol langsung dengan Saya? Follow @DewaEkaPrayoga.

View all posts by this author →

You might also like

Copywriting

Cara Mudah Meningkatkan Persepsi Nilai Produk Dengan Kata-Kata

Marketing adalah permainan persepsi. Bagaimana sebuah produk dapat “dipersepsikan” bagus di mata market. Ada produk yang sebenarnya bagus, tapi ketika kita tidak mampu mengkomunikasikannya dengan baik, sehingga persepsi market terhadap

Copywriting

Penting Gak Penting, Kalo Gak Tahu Gak Bakal Closing

PENTINGNYA INTERAKSI DI SOSIAL MEDIA Seperti yang Anda tahu, Facebook itu sosial media, bukan sales media, atau selling media… Artinya, peruntukkan awalnya adalah untuk berinteraksi, bersosialisasi, dan membangun silaturrahmi Adapun