Awas! Jangan Sampai Pelangganmu Kesal, karna Penawaran Yang berulang ulang

Awas! Jangan Sampai Pelangganmu Kesal, karna Penawaran Yang berulang ulang

Anggaplah si Jono lagi ngincer mobil Alphard…

Singkat cerita, dia datang ke sorum untuk lihat-lihat mobil Alphard. Ditemuilah si Indro, sales mobil tersebut.

Tanpa panjang lebar menjelaskan, alhasil di Jono langsung beli Alphard secara Cash keras!

Karena si Indro paham banget ngumpulin database customer, akhirnya dia ngesave nomor handphone dan email dari si Jono.

3 bulan berlalu….

Tiiba-tiba si Indro mengirimkan email bahwa ada promo penjualan mobil Alphard. Terkirimlah email tersebut ke seluruh databasenya, termasuk di dalamnya ada si Jono.

Si Jono buka inboxnya. Tapi karena udah punya, ya pastinya emailnya diabaikan.

1 bulan berlalu….

Si Jono nerima email lagi dari si Indro. Kali ini ada promo mobil Harrier. Tapi karena si Jono udah punya Alphard, akhirnya dia abaikan email tersebut.

10 har berlalu…

Si Jono lagi-lagi nerima email lagi dari si Indro. Kali ini ada promo mobil Fortuner. Perlahan si Jono mulai kesel, “Gw udah punya Alphard woy”

Rada emosi… Dan 3 hari berlalu.

Tiba-tiba si Jono nerima email lagi dari si Indro. Kali ini ada promo mobil Yaris. Makin kesal, akhirnya si Jono marah-marah ke si Indro.

Sekarang…

Coba Anda bayangkan si Jono adalah customer Anda. Anda adalah si Indro. Dan mobil adalah produk Anda…

Kalau Anda jadi si Jono, gimana perasaan Anda?
Kalau Anda jadi si Indro, apa strategi Anda?

Begitulah marketing….

 

awas!

 

Awas! Jangan sampai mereka yang awalnya pelangganmu tiba-tiba jadi kesal karena Anda membombardir mereka dengan penawaran yang berulang-ulang yang jelas-jelas sudah mereka miliki…

Atau…

Anda membombardir mereka dengan penawaran yang jelas-lelas mereka tidak butuhkan…

Cuma ngingetin aja…

Share ya,, ^_^

Dewa Eka Prayoga

Founder www.billionairestore.co.id

 

Facebook Comments

Previous Magic of Close
Next Aliran Sesat

About author

You might also like

Artikel Pilihan

Kenapa Kita Harus Terus Bantu Orang Lain?

  “Bantu orang lain dahulu, dibantu Allah kemudian…” Itulah prinsip yang selalu Saya pegang dalam menjalankan bisnis Saya saat ini. Saat Saya fokus bantu orang, lewat layanan Coaching GRATIS, Seminar

Artikel Pilihan

Air Mata Rahasia 7 Tahun Silam

7 tahun. ya… sudah 7 tahun Saya berbisnis. Dan Saya bersyukur, banyak sekali skenario kehidupan yang Allah hadirkan untuk Saya saat mengarungi hidup ini. Semuanya berawal dari keinginan Saya untuk

Bisnis

8 Tokoh Dunia Yang Putus Sekolah Dan Sukses

Bayangkan seorang anak kecil datang kepada Anda dan kemudian menarik-narik baju Anda serta berkata, “Pak… minta pak.. minta pak…”, “Bu… minta bu… minta bu….” Itulah fenomena yang sering kita temui